Rabu, 20 November 2013

MANFAAT BUAH



Khasiat Buah Surzak / Sirzak
Berikut ini beberapa khasiat dari buah surzak / sirzak bagi kesehatan tubuh maupun kehidupan sehari-hari di antaranya:
  • Mengobati susah buang air besar. Caranya, ambil buah surzak yang sudah masak, tape ketela pohon, dan pisang raja matang. Rebus semua bahan dengan air santan, lalu tambahkan gula. Siap dimakan.
  • Mengusir kecoa. Caranya, ambil 10 lembar daun surzak yang masih muda, lalu remas-remas hingga hancur. Setelah itu, letakkan remasan daun di tempat-tempat yang sering didatangi kecoa.
  • Mengobati disentri. Caranya, ambil satu buah sirzak sebesar kepalan tangan, peras, lalu tambahkan 1/2 gelas air. Aduk rata lalu saring. Tambahkan 2 sendok makan susu kental manis dan sedikit gula pasir. Minum ramuan 3 kali sehari secara rutin hingga sembuh.
Khasiat Kelapa
Berikut ini beberapa khasiat dari tanaman kelapa di antaranya:
  • Menyembuhkan rambut rontok dan berubah. Caranya, ambil kelapa muda hijau satu buah dan beri lubang di atasnya. Masukkan garam sebesar biji asam, kemudian biarkan di luar ruangan / rumah hingga mengembun di pagi hari. Gunakan air kelapa untuk membasahi kulit kepala sambil dipijit-pijit seperti cream bath. Lakukan sebanyak diperlukan.
  • Mengobati borok. Caranya, ambil pelepah kelapa yang telah membusuk dan ditumbuhi jamur berwarna kecoklat-coklatan, lalu panggang agar kuman-kumannya mati. Sesudah itu campur dengan minyak goreng dan tempelkan pada borok. Tutup dengan perban. Lakukan sebanyak diperlukan.
  • Tapal Gigi. Ambil daun kelapa yang sudah kering, buang lidinya, lalu bakar. Ambil abunya, beri sedikit air matang, kemudian gosokkan pada gigi sebanyak 3 kali sehari.
  • Membersihkan kulit kepala bayi yang kotor. Caranya, ambil buah kelapa 1 butir, buatlah menjadi minyak kelapa, kemudian oleskan minyak kelapa pada bagian kepala bayi yang kotor / noda hitam. Biarkan 15 menit lalu gosokkan perlahan-lahan dengan kapas dan bersihkan.
  • Membersihkan koreng. Caranya, ambil buah kelapa, belah jadi dua, lalu yang separuh dibakar sampai hangus dan tumbuk sampai halus. Separuhyna lagi diparut dan dibuat minyak kelapa. Aduk bubuk kelapa dengan 2 sendok makan minyak, campur hingga rata, lalu tempelkan pada koreng seperti salep. Lakukan secara teratur.
Khasiat Biji Pala
Beberapa khasiat dari biji pala bagi kesehatan tubuh kita di antaranya:
  • Mengobati insomnia (sulit tidur). Caranya, ambil 1 biji buah pala, lalu tumbuk halus. Tambahkan sedikit air, lalu letakkan pada pelipis penderita insomnia di malam hari pada saat akan tidur.
  • Mengobati telinga sakit. Caranya, ambil biji pala dan biji mahoni, lalu tumbuk halus. Tambahkan 1/2 liter air, lalu rebus dan biarkan mendidih selama 10 menit. Teteskan air pada telinga sebanyak 4 sampai 5 kali sehari.
  • Mengobati kepala pusing. Caranya, ambil 1 buah biji pala, 7 lembar daun sirih, 7 buah cengkeh, lalu tumbuk halus. Tambahkan sedikit air, lalu oleskan ramuan pada tengkuk dan ubun-ubun penderita.

Khasiat Jagung
Beberapa macam penyakit yang dapat diobati oleh tanaman jagung:
  • Peradangan pada kandung kemih. Caranya, ambil rambut jagung sebanyak 2 mangkuk (utamakan yang masih muda dan segar), lalu rajang dan rebus dengan 4 gelas air selama 15 menit. Minum air hasil rebusan 3 kali sehari sebanyak masing-masing 1 gelas.
  • Bekas cacar air. Caranya, ambil jagung muda lalu parut dan gosokkan pada wajah atau bagian badan lain yang berbintik merah. Lakukan secara rutin dan teratur hingga sembuh.
  • Kencing batu. Caranya, ambil jagung muda, daun remujung, murbei, serta daun meniran yang akarnya dicabut. Rebus semua bahan dan minum airnya secara rutin. Sebagai tambahan, hindari makan gorengan, makanan berminyak, dan mentega.
Khasiat Nanas
Beberapa macam penyakit yang dapat diobati dengan buah nanas di antaranya:
  • Amandel. Caranya, ambil buah nanas, parut, ambil airnya sejumlah 10 gram. Tambahkan 8 gram perasan widara upas, 4 gram perasan jeruk nipis, 15 gram perasan daun jinten hitam, dan 5 gram madu murni. Campurkan, lalu saring. Minum airnya 1 sendok makan setiap 15 menit.
  • Mengurangi berat badan. Caranya, ambil 1 buah nanas yang masak, parut, lalu peras dan saring airnya. Minum 2 kali sehari sebanyak yang diperlukan.
  • Gejala kemandulan. Caranya, ambil sari hati buah nanas, daun seledri, buah kapri, lalu giling halus semuanya. Tambahkan air matang secukupnya, saring. Minum 1 hari sekali masing-masing 1 gelas secara rutin.
  • Sembelit. Caranya, ambil 40 gram buah nanas (potong kecil), 20 gram asam trengguli, 10 gram batang daun kaki kuda, dan 4 gram daun jarak. Campurkan semua bahan, lalu tumbuk dan rebus dengan 600 cc air. Saring dan minum air ramuan ini dua kali sehari sebelum makan.
Khasiat Jambu Biji
Beberapa resep pengobatan tradisional yang memanfaatkan khasiat daun jambu biji di antaranya:
  • Mengobati mencret. Caranya, ambil 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, lalu tumbuk halus dan beri satu cangkir air masak dan sedikit garam. Peras, saring, lalu minum 1-2 kali sehari masing-masing satu cangkir.
  • Membangunkan orang pingsan. Caranya, ambil daun jambu biji, giling halus atau hancurkan. Ciumkan baunya pada orang yang pingsan dengan cara meletakannya di depan hidung orang tersebut.
  • Mengobati kulit yang terbakar sinar matahari dan biang keringat. Caranya, ambil daun jambu biji 1 mangkuk, cincang, lalu tambahkan 4 liter air. Didihkan dan tambahkan 4 liter air dingin. Gunakan air tersebut untuk mandi sebanyak diperlukan.
Khasiat Jeruk Nipis
Jeruk nipis atau limau nipis adalah tumbuhan perdu yang menghasilkan buah dengan nama sama. Tumbuhan ini dimanfaatkan buahnya, yang biasanya bulat, berwarna hijau atau kuning, memiliki diameter 3-6 cm, memiliki rasa asam dan agak pahit, agak serupa rasanya dengan lemon. Selain digunakan sebagai penyedap makanan, buah yang kaya akan vitamin C ini juga berkhasiat untuk kecantikan dan kesehatan tubuh. Diantaranya adalah untuk menyembuhkan ambeien, amandel, anyang-anyangan, batuk dan influenza, batu ginjal, demam, radang tenggorokan, tekanan darah tinggi, membuat kuku cemerlang, menyehatkan rambut, dan menghilangkan ketombe.
Beberapa macam resep tradisional penyembuhan penyakit dengan memanfaatkan buah jeruk nipis di antaranya:
  • Difteri. Caranya, ambil 2 buah jeruk nipis, ambil airnya, lalu seduh dengan 1/2 cangkir air hangat. Tambahkan sedikit garam. Gunakan untuk berkumur lalu minum satu kali sejam masing-masing dua sendok makan.
  • Batuk. Caranya, ambil jeruk nipis yang sudah tua, belah jadi 2 bagian, lalu permukaan yang diiris diolesi kapur sampai rata. Panggang jeruk hingga layu, lalu dalam keadaan panas, peras airnya. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore.
  • Haid tidak teratur. Caranya, ambil 3 sendom makan air jeruk nipis, seduh dengan 1 gelas air panas. Tambahkan madu, lalu minum 3 kali sehari.
  • Sengatan lebah / tawon. Caranya, ambil 1 buah jeruk nipis, belah jadi dua, lalu gosokkan pada bagian yang tersengat hingga rasa sakit reda. Bersihkan dengan air.
  • Susah tidur / insomnia. Caranya, ambil bunga jeruk nipis 1/2 genggam, gula, dan daun teh, lalu seduh dengan air panas. Minum selagi hangat.
REFERENSI :
http://khasiatbuah.com/jeruk-nipis.htm


BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN



Sebenarnya tidak sedikit dari kita yang tahu bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Namun banyak pula yang mengabaikannya. Padahal pada bungkus rokok dapat kita baca dengan mudah kalimat tentang bahaya rokok sebagai berikut:
“MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN”
Namun anehnya masih banyak dari saudara-saudara kita yang merokok dan tidak merasa bahwa perbuatannya merugikan diri sendiri dengan adanya ancaman-ancaman di dalam bungkus rokok yang mereka pegang. 

Kandungan di dalam rokok
Rokok mengandung ribuan zat dimana 50 persen diantaranya telah diklasifikasikan sebagai zat yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia. Bahan-bahan tersebut diantaranya adalah radioaktif Polonium-201, Acetone (bahan dalam cat), Amonia (pembersih toilet), naphthalene, DDT (pestisida) dan racun arsenik lainnya. Selain itu ketika dibakar, rokok mengeluarkan gas hidrogen sianida yang sering digunakan dalam kamar gas untuk hukuman mati. Belum lagi jika pembakaran tidak sempurna dapat menghasilkan gas karbon monoksida (CO) yang membuat darah sulit mengambil oksigen dari paru-paru. Zat-zat lain yang berbahaya dan sering disebut antara lain adalah Tar dan Nikotin. Tar adalah satu kesatuan dari empat puluh tiga bahan yang menyebabkan kanker. Sedangkan Nikotin adalah zat yang dapat merangsang saraf dan otak sehingga menimbulkan efek kecanduan. Hal inilah yang membuat seorang perokok seringkali sulit melepaskan diri dari jeratan rokok. Dari keseluruhan kasus penyakit jantung yang terjadi pada manusia, 25 persennya merupakan akibat dari merokok.
Penyakit-penyakit akibat rokok
Penyakit yang disebabkan oleh rokok tidak terbatas pada yang disebutkan di dalam bungkus rokok saja. Penyakit yang terkait dengan rokok ada banyak sekali, diantaranya adalah:
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker lambung, usus dan colon
  • Kanker mulut, tekak dan esofagus
  • Kanker hati dan pankreas
  • Kanker payudara, mulut rahim dan rahim
  • Kanker paru-paru, bronkhitis dan infeksi saluran pernafasan kronis
  • Penyakit jantung dan stroke hemoragik
  • Pengeroposan tulang atau osteoporosis
  • Penurunan kesuburan bahkan kemandulan
  • Keguguran bahkan hingga melahirkan bayi yang cacat
  • Emfisima, ulser peptik dan batuk menahun
  • Lemah otot, penyakit gusi dan kerusakan pada mata
Bahaya merokok bagi perokok pasif
Diatas adalah penyakit yang banyak diderita oleh meraka sebagai perokok aktif. Perokok aktif adalah orang yang secara langsung menghisap rokok atas kehendak pribadinya. Selain perokok aktif, ada juga perokok pasif, yakni orang yang menghisap asap rokok yang dikeluarkan dari mulut perokok. Tidak hanya perokok aktif saja yang memiliki resiko terkena penyakit, perokok pasif pun juga demikian. Berikut adalah penyakit yang sangat mungkin menyerang perokok pasif.
  • Meningkatnya resiko kanker paru-paru dan serangan jantung
  • Meningkatnya resiko penyakit saluran pernafasan seperti radang paru-paru dan bronkhitis
  • Iritasi pada mata yang menyebabkan rasa sakit dan pedih
  • Bersin dan batuk-batuk karena alergi
  • Sakit pada tekak, esofagus, kerongkongan dan tenggorokan
  • Sakit kepala sebagai reaksi penolakan nikotin
Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa perokok yang merokok di tempat umum atau tidak memperdulikan orang lain yang tidak merokok adalah orang yang egois. Nikmatnya diambil sendiri, sakitnya dibagi-bagi. Selain itu, asap rokok yang dikeluarkan lebih berbahaya daripada yang masuk ke dalam tubuh perokok pasif. Hal ini dikarenakan asap rokok mengandung zat-zat sebagai berikut:
  • Mengandung nikotin dua kali lebih banyak
  • Mengandung karbon monoksida lima kali lebih banyak
  • Mengandung tar lima kali lebih banyak
  • Meningkatnya zat kimia berbahaya bagi kesehatan hingga berkali lipat
Bahaya asap rokok bagi ibu hamil, janin dan bayi
Selain bagi perokok pasif yang dalam keadaan normal, asap rokok lebih berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Akibat dari asap rokok tersebut antara lain:
  • Keguguran pada janin yang dikandung
  • Kematian janin di dalam kandungan
  • Pendarahan pada plasenta dan terjadi pembesaran lebih dari 30 persen
  • Berat badan janin berkurang sekitar 20-30 persen dari normal
  • Bayi yang lahir prematur dalam keadaan kesehatan yang tidak stabil
Asap rokok lebih berbahaya lagi jika dihisap oleh bayi, akibatnya adalah:
  • Mengalami gangguan dan penyakit pernafasan
  • Terganggunya perkembangan kecerdasan anak, baik motorik maupun kognitif
  • Terjangkitnya penyakit telinga
  • Bisa meningkatkan resiko penyakit leukimia sebanyak dua kali lipat
  • Meningkatkan resiko kanker otak hingga 22 persen
  • Bayi akan lebih mudah lelah karena oksigen yang tidak terserap sempurna
  • Sindrom kematian secara mendadak
Bahaya merokok untuk anak usia sekolah
Kita dapat menemui di jalan-jalan, baik di kota besar dan kota kecil dimana para pelajar dengan santainya merokok seolah itu bukan perbuatan yang buruk. Anda dapat menemukan mereka di berbagai tempat, seperti kafe, terminal, kendaraan umum atau bahkan di sekitar sekolah mereka sendiri. Orang yang mengerti dan sadar tentang kesehatan pastinya akan prihatin dengan keadaan seperti ini. Merokok itu jelas merugikan kesehatan, namun selain itu ada kerugian lainnya, yakni masalah ekonomi. Para pelajar pada umumnya adalah orang-orang yang masih tergantung secara ekonomi kepada orang tua. Hal ini tentu saja akan menambah berat beban yang harus ditanggung orang tua. Terlebih saat ini banyak juga wanita dan remaja putri yang merokok.
Faktor utama yang menjadi penyebab pelajar merokok adalah lingkungan. Masa remaja yang penuh dengan rasa ingin tahu membuat mereka ingin mencoba banyak hal. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, rokok mengandung nikotin yang mengakibatkan kecanduan. Maka sekali merokok, akan sulit untuk berhenti, kecuali ada kemauan yang keras dan bantuan dari lingkungan. Hal yang kedua ini tentu tidak akan didapatkan ketika para pelajar berada dalam lingkungan perokok. Bahkan banyak diantara para pelajar yang menganggap bahwa pria yang tidak merokok itu tidak jantan. Hal inilah yang menyebabkan para pelajar banyak yang menjadi perokok, dikarenakan rokok merupakan salah satu dari ajang mereka untuk mengaktualisasikan diri mereka. Sebagai simbol bahwa mereka adalah orang gaul dan eksis.
Persepsi seperti ini tentu saja adalah sebuah kesalahan besar. Menurut survey yang dilakukan oleh Yayasan Jantung Indonesia, sekitar 77 persen pelajar Indonesia yang merokok mengawali petualangan mereka dari tawaran atau olok-olok teman-temannya sendiri. Selain itu, kurangnya informasi mengenai bahaya rokok sejak dini menjadi penyebab banyaknya pelajar yang merokok. Padahal setiap mereka menghisap rokok, sama saja menghisap ribuan bahan kimia berbahaya yang justru merugikan kesehatan.

Peran serta orang tua, guru dan masyarakat dalam mengatasi perokok usia dini
Sebagai masyarakat yang sadar akan kesehatan, maka kita harus melakukan sesuatu dalam mensosialisasikan bahaya merokok. Semua pihak, baik itu orang tua, guru, masyarakat dan juga pemerintah harusnya melakukan sosialisasi tentang bahaya merokok bagi pelajar sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing. Sosialisasi yang dilakukan harus benar-benar riil dan masuk ke alam bawah sadar para pelajar. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah pelajar merokok diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Sekolah dan jajarannya harus berkomitmen membebaskan sekolah dari rokok. Guru, karyawan dan orang tua dan semua orang yang berkunjung ke sekolah tidak diperkenankan merokok seperti di rumah sakit. Hal ini merupakan suatu bentuk keteladanan. Tentu saja akan aneh dan masuk akal jika hanya siswa saja yang dilarang merokok.
  2. Kegiatan yang melibatkan pemuda terutama para pelajar tidak boleh menggunakan sponsor dari perusahaan rokok atau yang berkaitan dengannya.
  3. Orang tua yang merokok tidak memperlihatkan diri saat merokok di depan anak-anaknya, jika memang tidak bisa berhenti merokok. Tetapi jika orang tua bisa berhenti merokok, tentu saja itu akan lebih baik karena dapat dicontoh oleh anak-anaknya.
  4. Jika anak memiliki waktu luang maka tugas orang tua adalah mendorongnya dalam kegiatan yang positif sehingga mereka tidak ada waktu untuk merokok. Kegiatan tersebut bisa seperti les, olahraga, bermusik dan lain sebagainya. Lebih baik lagi jika orang tua turut serta di dalamnya.
Membudayakan hidup sehat yang bebas rokok harus dimulai dari sekarang. Lebih baik anda meninggalkan rokok saat ini dalam keadaan masih sehat dan bugar daripada nantinya anda harus meninggalkan rokok dalam keadaan sakit kritis dan diujung kematian. Demi orang-orang yang kita cintai, ada baiknya kita berhenti merokok mulai dari sekarang. Semoga artikel ini membawa manfaat bagi anda. Salam sehat! (iwan)

referensi : http://permathic.blogspot.com/2012/06/bahaya-rokok-bagi-kesehatan-dan-cara.html
http://ridwanaz.com/kesehatan/ingin-tahu-lebih-detail-bahaya-rokok-bagi-kesehatan-kita/

TUGAS PRESENTASI KELOMPOK 2



METODE ILMIAH

PENGERTIAN METODE ILMIAH
Metode ilmiah adalah proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
Metode ilmiah merupakan suatu prosedur atau urutan langkah yang harus dilakukan untuk melakukan suatu proyek ilmiah.
Metode ilmiah juga dapat didefinisikan sebagai cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran (Almadk ,1939).
Metode ilmiah merupakan suatu prosedur (urutan langkah) yang harus dilakukan untuk melakukan suatu proyek ilmiah (science project).
Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa Inggris: scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah. (wikipedia)

TUJUAN MEMPELAJARI PENULISAN ILMIAH
1. Untuk meningkatkan keterampilan, baik dalam menulis, menyusun, mengambil kesimpulan maupun dalam menerapkan prinsip-prinsip yang ada.
2. Untuk mengorganisasikan fakta
3. Merupakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-
   pertimbangan logis.
4. Untuk mencari ilmu pengetahuan yang dimulai dari penentuan masalah, pengumpulan data
   yang relevan, analisis data dan interpretasi temuan, diakhiri dengan penarikan kesimpulan.
5. Mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan
    pengetahuan yang dapat diandalkan.

SIKAP ILMIAH
Dalam penulisan karya ilmiah, terdapat 7 sikap ilmiah yang merupakan sikap yang harus ada. Sikap-sikap ilmiah tersebut adalah sebagai berikut :
1)    Sikap Ingin Tahu
Sikap ingin tahu ini terlihat pada kebiasaan bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kajiannya.
2)    Sikap Kritis
Sikap kritis ini terlihat pada kebiasaan mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya untuk dibanding-banding kelebihan -kekurangannya, kecocokan-tidaknya, kebenaran-tidaknya, dan sebagainya.
3)    Sikap Obyektif
Sikap objektif ini terlihat pada kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi.
4)    Sikap Ingin Menemukan
Selalu memberikan saran-saran untuk eksperimen baru. Kebiasaan menggunakan eksperimen-eksperimen dengan cara yang baik dan konstruktif. Selalu memberikan konsultasi yang baru dari pengamatan yang dilakukannya.
5)    Sikap Menghargai Karya Orang Lain
Sikap menghargai karya orang lain ini terlihat pada kebiasaan menyebutkan sumber secara jelas sekiranya pernyataan atau pendapat yang disampaikan memang berasal dari pernyataan atau pendapat orang lain.
6)    Sikap Tekun
Tidak bosan mengadakan penyelidikan, bersedia mengulangi eksperimen yang hasilnya meragukan, tidak akan berhenti melakukan kegiatan-kegiatan apabila belum selesai. Terhadap hal-hal yang ingin diketahuinya ia berusaha bekerja dengan teliti.
7)    Sikap Terbuka
Sikap terbuka ini terlihat pada kebiasaan mau mendengarkan pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain, walaupun pada akhirnya pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain tersebut tidak diterima karena tidak sepaham atau tidak sesuai.

LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENULISAN ILMIAH
Karena metode ilmiah dilakukan secara sistematis dan berencana, maka terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan secara urut dalam pelaksanaannya. Setiap langkah atau tahapan dilaksanakan secara terkontrol dan terjaga. Adapun langkah-langkah metode ilmiah adalah sebagai berikut:
1. Merumuskan Masalah
Berpikir ilmiah melalui metode ilmiah didahului dengan kesadaran akan adanya masalah. Permasalahan ini kemudian harus dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya. Dengan penggunaan kalimat tanya diharapkan akan memudahkan orang yang melakukan metode ilmiah untuk mengumpulkan data yang dibutuhkannya, menganalisis data tersebut, kemudian menyimpulkannya.Permusan masalah adalah sebuah keharusan. Bagaimana mungkin memecahkan sebuah permasalahan dengan mencari jawabannya bila masalahnya sendiri belum dirumuskan?
2. Merumuskan Hipotesis
Hipotesis adalah jawaban sementara dari rumusan masalah yang masih memerlukan pembuktian berdasarkan data yang telah dianalisis. Dalam metode ilmiah dan proses berpikir ilmiah, perumusan hipotesis sangat penting. Rumusan hipotesis yang jelas dapat memabntu mengarahkan pada proses selanjutnya dalam metode ilmiah. Seringkali pada saat melakukan penelitian, seorang peneliti merasa semua data sangat penting. Oleh karena itu melalui rumusan hipotesis yang baik akan memudahkan peneliti untuk mengumpulkan data yang benar-benar dibutuhkannya. Hal ini dikarenakan berpikir ilmiah dilakukan hanya untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan.
3. Mengumpulkan Data
Pengumpulan data merupakan tahapan yang agak berbeda dari tahapan-tahapan sebelumnya dalam metode ilmiah. Pengumpulan data dilakukan di lapangan. Seorang peneliti yang sedang menerapkan metode ilmiah perlu mengumpulkan data berdasarkan hipotesis yang telah dirumuskannya. Pengumpulan data memiliki peran penting dalam metode ilmiah, sebab berkaitan dengan pengujian hipotesis. Diterima atau ditolaknya sebuah hipotesis akan bergantung pada data yang dikumpulkan.
4. Menguji Hipotesis
Sudah disebutkan sebelumnya bahwa hipotesis adalah jawaban sementaradari suatu permasalahan yang telah diajukan. Berpikir ilmiah pada hakekatnya merupakan sebuah proses pengujian hipotesis. Dalam kegiatan atau langkah menguji hipotesis, peneliti tidak membenarkan atau menyalahkan hipotesis, namun menerima atau menolak hipotesis tersebut. Karena itu, sebelum pengujian hipotesis dilakukan, peneliti harus terlebih dahulu menetapkan taraf signifikansinya. Semakin tinggi taraf signifikansi yang tetapkan maka akan semakin tinggi pula derjat kepercayaan terhadap hasil suatu penelitian.Hal ini dimaklumi karena taraf signifikansi berhubungan dengan ambang batas kesalahan suatu pengujian hipotesis itu sendiri.
5. Merumuskan Kesimpulan
Langkah paling akhir dalam berpikir ilmiah pada sebuah metode ilmiah adalah kegiatan perumusan kesimpulan. Rumusan simpulan harus bersesuaian dengan masalah yang telah diajukan sebelumnya. Kesimpulan atau simpulan ditulis dalam bentuk kalimat deklaratif secara singkat tetapi jelas. Harus dihindarkan untuk menulis data-data yang tidak relevan dengan masalah yang diajukan, walaupun dianggap cukup penting. Ini perlu ditekankan karena banyak peneliti terkecoh dengan temuan yang dianggapnya penting, walaupun pada hakikatnya tidak relevan dengan rumusan masalah yang diajukannya.


REFERENSI
Ettyindriati.Menulis karya ilmiah.Jakarta: PT Gramedia pustaka utama,2001